Ikuti dengan Email

Renungan APP tgl 08 Maret 2021

 


SENIN Prapaska 3

“Aku berkata kepadamu, sesungguhnya tidak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya” (Luk 4:24)

Adakah di antara Anda yang pernah mengalami penolakan? Bagaimana rasanya saat ditolak? Banyak orang mungkin akan merasa sakit dan tidak enak hati ketika ditolak. Sebagian juga mungkin akan menangis, merasa terpuruk, minder, sedih, kecewa, dsb. Barangkali juga ada sebagian dari kita yang protes karena merasa permohonan atau keinginan kita seakan-akan ditolak oleh Tuhan: sakit yang tidak kunjung sembuh, usaha yang tidak berkembang pesat, pasangan hidup yang tidak berubah, dan permasalahan-permasalahan lainnya yang tak kunjung terjawab.

Kutipan sabda hari ini menyadarkan kita bahwa salah satu potensi terjadinya penolakan bukan berasal dari tempat jauh, namun dari orangorang terdekat kita, entah karena persoalan ekonomi, relasi, kesehatan, pekerjaan, hobi dll. Kita bisa belajar juga dari sikap Paulus yang sadar akan “duri dalam dagingnya” namun percaya bahwa “cukuplah kasih  karunia-Ku dalam dirimu”. “Cukup” berarti tidak usah diubah, tidak perlu ditambah, cukup untuk bertahan. Penolakan tidak membuat kita  jadi lebih lemah dan kendor, tapi justru menjadi kesempat untuk menjadi lebih kuat. Mari kita belajar untuk senantiasa bersyukur dan bukan bersungut, melihat rahmat Tuhan yang senantiasa ‘cukup” bagi kita untuk tidak menyerah dan berjuang.


Sumber : kevikepandiy.org 

No comments:

Post a Comment